Massa: Kalau SBY Tak Bubarkan Ahmadiyah, Haram Dukung Pemerintah

Massa: Kalau SBY Tak Bubarkan Ahmadiyah, Haram Dukung Pemerintah

- detikNews
Jumat, 18 Feb 2011 15:08 WIB
Massa: Kalau SBY Tak Bubarkan Ahmadiyah, Haram Dukung Pemerintah
Jakarta - Massa peserta demo pembubaran Ahmadiyah di Bundaran Hotel Indonesia (HI) makin bertambah menjadi sekitar 1.500 orang. Mereka menuntut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membubarkan Ahmadiyah. Kalau tidak, mereka akan menarik dukungan kepada pemerintah.

Pantauan detikcom di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (18/2/2011), massa perwakilan beberapa elemen organisasi Forum Umat Islam (FUI) turut berorasi seperti dari Jamaah Anshorut Tauhid (JAT).

"Kekerasan di Cikeusik dan Temanggung terjadi karena pemerintah terlalu berlebihan melindungi kaum minoritas tersebut (Ahmadiyah). Kalau SBY tak mau menindak Ahmadiyah atau membubarkannya, haram hukumnya umat Islam mendukung pemerintah. Kalau SBY tidak mau membubarkan Ahmadiyah, haram umat Islam mentaati aturan pemerintah," ujar orator dari JAT.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para orator dari berbagai elemen itu menaiki mobil pick up yang memuat sound system untuk meneriakkan pesannya. Mobil pick up itu ditempatkan di busway arah Monas sehingga membuat macet lalu lintas arah Monas.

Hingga pukul 14.55 WIB, mobil pick up hitam untuk berorasi itu sudah bergeser ke Bundaran HI arah Jalan Jenderal Sudirman. Sehingga kemacetan pun sekarang terjadi dari arah Monas menuju Jalan Jenderal Sudirman.

Massa juga ada yang berkumpul di depan Hotel Indonesia Kempinski. Beberapa rekan mereka meneriaki massa untuk menuju ke tengah Bundaran HI. "Kalau ingin berjuang bersama di jalan Allah, semua kaum muslimin yang di seberang silakan bergabung di sini. Jangan takut panas!" ajak teman mereka.
(nwk/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait