"Ada 2 ribu personel yang kita siapkan," kata Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Kombes Sujarno ketika dihubungi wartawan, Jumat (18/2/2011). Selain ribuan personel, polisi juga menyiapkan kendaraan taktis seperti barracuda dan water canon untuk mengamankan aksi. Massa turun ke jalan menuntut pembubaran Ahmadiyah.
Sujarno mengatakan, jika terjadi aksi anarkis, polisi akan memberlakukan protap 01. Dalam protap ini, memungkinkan untuk dilakukan tembak di tempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Sujarno, berdasarkan data intelijen, massa yang akan mengeruduk istana berjumlah 2 ribu orang. Massa ini berasal dari sejumlah elemen, bukan hanya FUI dan FPI. Sebelum mendatangi istana, massa ini terlebih dahulu berkumpul di bundaran HI.
Rencananya, Kapolda Metro Jaya Irjen Sutarman juga akan turun langsung mengamankan aksi. Polri meminta agar aksi dilakukan dengan damai.
"Silakan demo dengan damai asal jangan anarkis. Mau teriak-teriak silahkan. Tapi jangan sampai merugikan kepentingan orang banyak. Kita sudah siaga dari jam 8.00 pagi," harapnya.
(mei/gun)










































