Hatta Ditemui Perwakilan Mahasiswa Bicarakan Biaya Tinggi Masuk ITB

Teror Kepala Babi di ITB

Hatta Ditemui Perwakilan Mahasiswa Bicarakan Biaya Tinggi Masuk ITB

- detikNews
Jumat, 18 Feb 2011 12:09 WIB
Hatta Ditemui Perwakilan Mahasiswa Bicarakan Biaya Tinggi Masuk ITB
Jakarta - Ketua Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB) Hatta Rajasa belum mengetahui teror kebakaran dan kepala babi yang terjadi di kampus ITB. Namun dia sudah diminta berbicara oleh perwakilan mahasiswa dengan rektor mengenai biaya kuliah.

"Saya belum mendengar. Tapi kemarin memang ada Presiden Keluarga Mahasiswa ITB (KM ITB) ketemu saya. Meminta agar saya bicara dengan Pak Rektor terkait biaya sekolah masuk ITB yang terlalu tinggi," ujar Hatta di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (18/2/2011). Saat itu, Hatta ditanya wartawan mengenai teror menakutkan di kampus ITB.

Setelah dirinya bicara dengan Rektor ITB, didapatkan penjelasan bahwa sudah ada subsidi silang bagi mahasiswa ITB yang kurang mampu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi 60 persen itu disubsidi, hanya 40 persen saja yang mampu, yang tidak mendapatkan subsidi. Itu saya kira beritanya. Saya rasa perlu kiranya rektor untuk menjelaskan lebih detil lagi soal ini," tandas dia.

Namun, apakah ada hubungan antara teror di ITB dengan keluhan biaya masuk ITB yang tinggi, tidaklah jelas.

Sebelumnya diberitakan Kampus ITB, Jalan Ganeca, Kota Bandung, dihebohkan dengan kabar tergantungnya kepala babi di dekat kolam Indonesia tenggelam yang berada di tengah-tengah kampus, Rabu (16/2/2011). Foto kepala babi yang dalam kondisi sudah terpanggang itu ramai di twitter ITB dan juga forum diskusi Kaskus. Tak hanya itu ada juga foto toilet yang terbakar.

Ada empat titik yang diketahui terbakar yaitu Labtek V lantai 2 depan Lift, Labtek VIII di toilet lantai 1, belakang comlabs dekat saluran AC dan kamar mandi TVST. Sementara pembakaran terjadi pula di sejumlah tong sampah. Kabar itu kontan membuat heboh lingkungan ITB. Bahkan foto-foto tempat terbakar itu beredar di dunia maya.

(nwk/asy)


Berita Terkait