Pembatalan Brigjen Pol Heriawan Jadi Wakapolda Metro Dinilai Ganjil

Pembatalan Brigjen Pol Heriawan Jadi Wakapolda Metro Dinilai Ganjil

- detikNews
Jumat, 18 Feb 2011 11:46 WIB
Jakarta - Jabatan Wakapolda Metro yang hanya dipegang seminggu oleh Brigjen Pol Heriawan dinilai aneh. Dicurigai ada sesuatu sebab di balik pergantian dalam waktu singkat ini. Polri harus menjelaskan alasan secara rinci.

"Saya kira perlu dipertanyakan, Polri harus memberikan penjelasan. Hal seperti ini nyaris tidak pernah terdengar," kata anggota Kompolnas Novel Ali di Jakarta, Jumat (18/2/2011).

Novel menjelasan, apapun alasan dan pertimbangannya, meski untuk tujuan organisasi, harus ada penjelasan yang bisa diterima publik. Pergantian dalam waktu singkat tentu menimbulkan banyak tanda tanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini agak ganjil karena jarang terjadi. Polri harus proaktif, kenapa kok begini," katanya.

Penjelasan secara transparan justru akan membuat Polri mendapat respons politik dari publik. "Polri dianggap lebih bijaksana," terangnya.

Brigjen Pol Heriawan baru menjabat sebagai Wakapolda Metro Jaya seminggu. Namun jabatan tersebut akhirnya berpindah ke tangan Brigjen Polisi Suhardi Alius, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Mabes Polri.

Berdasarkan surat telegram rahasia (STR) bernomor STR/119/11/2011, Suhardi Alius yang pernah menjadi Koorspri Jenderal (Purn) Sutanto saat menjadi Kapolri ditetapkan menggantikan Brigjen Pol Heriawan (Dirjen Susbud Debid Jianstrad Lemhanas RI) yang semula dimutasi sebagai Wakapolda Metro Jaya. Surat mutasi ditandatangani Wakapolri Komjen Pol Jusuf Manggabarani.
(ndr/ken)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini