Penggantung Bocah di Aceh Adalah Paman Korban

Penggantung Bocah di Aceh Adalah Paman Korban

- detikNews
Jumat, 18 Feb 2011 10:51 WIB
Banda Aceh - Polisi tidak perlu waktu lama untuk menangkap pembunuh Nailul Nazwa (8) yang tewas digantung dan membuat kritis dua kakaknya Sauki Sidiqi (16) dan Sauki Qardawi (15), di Ule Kareng, Banda Aceh. Pelaku ternyata paman korban yang memang menghilang setelah kejadian.

"Tersangka memang Ibrahim, yang merupakan adik dari Ibu Naima atau paman korban," ungkap Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh AKP Isharyadi di Mapolresta, Banda Aceh, Jumat (18/2/2011).

Menurut Isharyadi, Ibrahim sudah ditangkap semalam. Dia kini sudah berada di ruang Reskrim Polresta Banda Aceh untuk menjalani pemeriksaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Barang bukti yang diamankan adalah sepeda motor Honda Supra yang dibawa untuk melarikan diri," jelasnya.

Motor ini melengkapi barang bukti lain yang sudah diamankan sebelumnya. Barang bukti itu adalah tali untuk menggantung Nailul, lakban dan kayu balok sepanjang 1 meter.

Tragedi pembunuhan ini terjadi pada Kamis (17/2) kemarin sekitar pukul 15.00 WIB di Kampong Doi, Kecamatan Ule Kareng, Banda Aceh. Ketika pasangan Yusuf Ahmad dan Naima sedang bekerja sebagai PNS, tiga anak mereka berada di rumah bersama pamannya, Ibrahim (31).

Warga lantas menemukan Nailul tewas tergantung dan diikat. Sidiqi dan Qardawi ditemukan dalam kondisi kritis dengan luka parah hantaman balok di kepala. Sedangkan Ibrahim menghilang dengan motor Honda Supra.

(fay/nrl)


Berita Terkait