Demokrat: Golkar & PKS Ingin Mandulkan Pengusutan Mafia Pajak

Demokrat: Golkar & PKS Ingin Mandulkan Pengusutan Mafia Pajak

- detikNews
Jumat, 18 Feb 2011 10:35 WIB
Jakarta - Partai Demokrat (PD) kembali menyerang dua partai anggota koalisi yang ngotot mengusung hak angket DPR tentang perpajakan. PD menuding Golkar dan PKS mencoba memandulkan pengusutan mafia pajak untuk kepentingan tertentu.

"Saya justru curiga teman-teman Golkar dan PKS yang sengaja memercepat agar hasil angket ini mandul dan patah di tengah jalan karena tidak ada bukti dan dasar yang kuat," ujar Wakil Ketua Komisi XI DPR dari PD, Achsanul Qosasi.

Hal itu dikatakan Achsanul kepada wartawan, di Jakarta Jumat (18/2/2011). Sebelumnya, sejumlah anggota DPR dari PD juga ikut mengusulkan hak angket, namun belakangan mereka menarik diri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Achsanul, jika ingin menumpas mafia pajak, harus benar-benar disiapkan data, bukti, dan siap fakta. Mafia pajak ini sudah puluhan tahun merugikan Negara.

"Melawan para mafia harus siap dengan segala senjata. Makanya jangan buru-buru. Biarkan KPK memeriksa agar kita dapat data yang akurat dan mengikat," imbau PD.

Sementara itu, PD menyarankan agar DPR meminta BPK melacak keterangan Gayus Tambunan. Selanjutnya hasilnya dibahas di Panja Pajak DPR.

"PD akan meminta BPK untuk menelusuri kebenaran cerita Gayus. Jangan sampai iklim usaha terganggu kasihan pengusaha yang dituduh Gayus," terangnya.

Dia lalu memperingatkan agar semua pihak tidak langsung mempercayai keterangan Gayus Tambunan. Apalagi lalu menggunakan keterangan Gayus untuk menggulirkan angket mafia pajak.

"Testimoni Gayus itu memang harus ditindaklanjuti. Gayus itu operatornya mafia, siapa yang memberi uang kepada Gayus itulah mafia yang sebenarnya. Cuma kita tidak boleh menuduh dan percaya 100 persen pada Gayus," tandasnya.

(van/lrn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini