"Itu (pembubaran ormas) nomor dua. Nomor satunya adalah pelanggar hukum yang melanggar hukum harus ditindak secara hukum," kata Jusuf Kalla di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (17/2/2011) malam.
Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memerintahkan pembubaran ormas yang dianggap membuat rusuh. Namun, dia tidak menyebut siapa yang dituding biang kerok tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski tidak menunjuk suatu kelompok, Front Pembela Islam (FPI) merasa dirinya yang dimaksud presiden. Menurut FPI,Β pihaknya akan menggulingkan presiden bila benar-benar melaksanakan ucapannya.
"FPI akan jadi Ben Ali Tunisia. Indonesia akan jadi Mesir. Kita akan menghimpun tenaga penggulingan SBY karena dia sudah membelokan isu," kata Juru Bicara FPI Munarman, sehari setelah pernyataan presiden.
(anw/anw)











































