Jimly: Ancaman FPI Tidak Usah Didengar

Jimly: Ancaman FPI Tidak Usah Didengar

- detikNews
Kamis, 17 Feb 2011 16:16 WIB
Jimly: Ancaman FPI Tidak Usah Didengar
Jakarta - Pemerintah diminta tidak menanggapi secara berlebihan ancaman Front Pembela Islam (FPI) yang akan menggulingkan Pemerintahan SBY. Pemerintah lebih baik mengurangi bicara dan banyak bekerja.

"Nggak usah didengar, diamkan saja. Pemerintah itu berwibawa kalau tindakannya itu sesuai dengan kesadaran publik," kata Jimly kepada wartawan di kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Jakarta Pusat, Kamis (16/2/2011.

Menurut Jimly, ancaman penggulingan itu merupakan suatu hal yang biasa. Jika ditanggapi berlebihan akan membuat pemerintah kinerjanya
kontraproduktif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Namanya juga wacana. Tidak usah dipersoalkan. Jangan semuanya direaksikan. Saat ini kan seolah-olah FPI yang melakukan, makanya dia ngamuk-ngamuk," papar dia.

Menurut Jimly, pemerintah harus fokus bekerja. "Kurangi ngomong banyak kerja," cetus Jimly tentang apa yang harus dilakukan pemerintah.

Seruan untuk menggulingkan pemerintahan disampaikan oleh beberapa petinggi FPI dalam berbagai kesempatan berbeda. Pernyataan yang lebih mirip sebagai ancaman itu muncul tak lama setelah Presiden SBY memerintahkan kepada aparat penegak hukum untuk membubarkan ormas yang melakukan tindak anarkisme.

(fjr/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads