"Nggak usah didengar, diamkan saja. Pemerintah itu berwibawa kalau tindakannya itu sesuai dengan kesadaran publik," kata Jimly kepada wartawan di kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Jakarta Pusat, Kamis (16/2/2011.
Menurut Jimly, ancaman penggulingan itu merupakan suatu hal yang biasa. Jika ditanggapi berlebihan akan membuat pemerintah kinerjanya
kontraproduktif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Jimly, pemerintah harus fokus bekerja. "Kurangi ngomong banyak kerja," cetus Jimly tentang apa yang harus dilakukan pemerintah.
Seruan untuk menggulingkan pemerintahan disampaikan oleh beberapa petinggi FPI dalam berbagai kesempatan berbeda. Pernyataan yang lebih mirip sebagai ancaman itu muncul tak lama setelah Presiden SBY memerintahkan kepada aparat penegak hukum untuk membubarkan ormas yang melakukan tindak anarkisme.
(fjr/aan)











































