"Saya merasa kecewa kok masih ada oknum di kejaksaan yang berbuat seperti itu. Sebagai pimpinan merasa berat juga. Dalam periode saya yang perlu kita tertibkan itu adalah masalah moral," ujar Hendarman.
Hal tersebut dia sampaikan usai menghadiri pelantikan adiknya, Budi Susilo Supandji, sebagai gubernur Lemhanas di Istana Negara, Jakarta, Kamis (17/2/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Waktu zaman saya itu mereka sepakatnya membuat perubahan. Tapi kan tidak mudah seperti membalikan telapak tangan," sambungnya.
Rencana strategis untuk mengubah perilaku jaksa juga diakui sudah dibuat. Dengan fakta masih adanya penyelewengan, dia merasa kecewa.
"Saya yang ikut membangun kecewa juga, kok masih ada yang seperti itu. Tentunya pimpinan di kejaksaaan harus memberi suatu panutan yang baik dan benar agar yang di bawah bisa mengikutinya," terangnya.
Bagaimana dengan program remunerasi?
"Remunerasi itu bagian kecil. Yang perlu dilakukan itu saya sudah dulu memberikan komitmen dengan para jaksa agung muda, tinggal sekarang konsisten," jawabnya.
(mad/gun)











































