"Risma waktu itu pergi pamit mau ketemu sama Clark di Cilegon di rumahnya," kata kakak Agnes, Angga, saat ditemui detikcom di rumahnya, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (17/2/2011).
Menurut Angga, Clark merupakan pacar baru Agnes yang berusia 50 tahun. Tidak ada satu pun anggota keluarga yang pernah bertemu dengan Clark. Clark selalu mengutus sopirnya untuk menjemput Agnes. Sedangkan Candy, teman dekat Agnes di Facebook, diakui Angga merupakan mantan pacar Agnes.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Angga mengatakan, saat itu Agnes pamit untuk pergi selama dua hari yakni 9-10 Februari. Namun hingga hari ketiga, tidak ada kabar dari Agnes. "Dia pamit dua hari Rabu dan Kamis. Tapi sampai hari ketiga nggak ada kabar," ungkapnya.
Setelah itu keluarga sempat menghubungi telepon seluler Agnes dan yang mengangkat seorang perempuan tak dikenal. Akhirnya kabar meninggalnya Agnes pun sampai ke telinga keluarga. Jasad Agnes ditemukan di selokan Jl Joe, Jagakarsa, tak jauh dari rumah keluarga Agnes, pada Minggu 13 Februari.
Keluarga kemudian mencari-cari identitas Clark. "Dicari-cari ternyata dapat juga nomor telepon, kartu nama dan lainnya yang berhubungan dengan Clark. Kita sudah kasih semuanya kepada polisi," jelasnya.
Angga menjelaskan, adiknya lebih sering di rumah saja. Sesekali Agnes memang main ke kelab malam. Namun kelab malam apa itu, Angga tak mengetahuinya. Agnes juga orang yang dermawan. Setiap Agnes mendapatkan rezeki, selalu disumbangkan ke sebuah panti asuhan.
"Dia kerjanya freelance. Dia suka nyumbang ke panti asuhan karena dia sudah punya rezeki sendiri," jelasnya.
Saat ditanya detikcom lagi mengenai pekerjaan Agnes di bidang apa, Angga tak menjelaskan apa pun. "Ya freelance," tutupnya.
(gus/nrl)











































