Muladi menyebut, dia sudah akan diganti sejak 4 bulan lalu. Pergantian ini juga wajar, mengingat dirinya sudah hampir 6 tahun menjadi Gubernur Lemhannas.
"6 Tahun sudah cukup lamalah. Gubernur Lemhannas yang paling lama itu saya. Yang paling lama (sebelumnya) Ermaya Suradinata itu 4 tahun. Yang lain 2-3 tahun, jadi tidak perlu didramatisasi berkaitan dengan partai atau reshuffle, tapi ini sudah dipersiapkan lama," kata Muladi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menuturkan, kursi Gubernur Lemhannas didudukinya sejak 30 Agustus 2005. Ditegaskannya, pemberitahuan pergantian gubernur telah diterimanya sejak 4 bulan lalu. Namun karena persiapan yang mundur-mundur, baru terealisasi hari ini.
Muladi juga menyatakan, pergantian dirinya tidak terkait dengan pernyataan dia tentang Ahmadiyah. "Nggak ah, Ahmadiyah nggak. Saya bahkan hari ini menulis di Kompas soal Ahmadiyah. Masalah pembubaran itu. Tidak ada kaitannya. Sudah lama ini (menjabat)," ucap Muladi.
Pada 8 Februari lalu, Muladi menyampaikan, jalan tengah agar penyerangan terhadap jemaat Ahmadiyah tidak terulang lagi. Ia usul Ahmadiyah tidak mengklaim sebagai agama Islam dan jadi agama baru saja.
Pendapatnya itu ditegaskannya lagi hari ini. Menurut Muladi, selama Ahmadiyah menyatakan dirinya sebagai agama Islam namun dengan paradigma yang berbeda, maka akan ribut terus.
"Ahmadiyah kalau dibubarkan akan menimbulkan masalah HAM. Kecuali Ahmadiyah
melanggar SKB 3 Menteri. Pemerintah bisa melakukan tindakan berdasarkan UU. Tapi kalau tidak, Ahmadiyah sebaiknya menyatakan agama bukan Islam," tutur Muladi.
(vit/nrl)











































