"Bagi PAN, berada di koalisi adalah untuk meningkatkan kualitas kinerja pemerintah sehingga tidak perlu berebut menteri. Isu reshuffle merupakan hak prerogatif presiden jadi kami menghormati apa yang dilakukan presiden," ujar Viva saat dihubungi detikcom, Kamis (17/2/2011).
Menurutnya jika presiden akhirnya mereshuffle para menteri, PAN akan menghormati dan tetap istiqomah untuk terus membangun koalisi. Viva sendiri merasa keikutsertaan PAN dalam koalisi bukanlah sekedar ikut-ikutan semata, namun ada nilai moral dengan memegang faksun politik yang ada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ternyata kondisi koalisi sekarang di DPR tidak solid dan beberapa partai malah mengganggu kinerja pemerintah," imbuhnya.
Idealnya menurut Viva, jika ada masalah antar partai koalisi haruslah dibicarakan. Selama ini komunikasi antar parpol kurang baik sehingga tidak bisa sinergis dan tidak memiliki unsur kebersamaan.
"Setgab itu dibuat untuk forum komunikasi antar koalisi dalam meningkatkan kualitas. Tapi di lapangan tidak fungsional, banyak perbedaan interpretasi terhadap suatu masalah," kata Viva.
Meski setgab rutin bertemu untuk koordinasi, Viva merasa kualitasnya berkurang. Ia berharap kedepannya setgab mampu membangun komunikasi yang lebih substantif sehingga kualitasnya bisa dipertajam. (feb/van)











































