Blair akan Dituntut atas Kejahatan Perang di Irak

Blair akan Dituntut atas Kejahatan Perang di Irak

- detikNews
Senin, 17 Mei 2004 14:40 WIB
Jakarta - Seorang anggota parlemen Inggris tengah menyusun rencana untuk berupaya mengadili Perdana Menteri (PM) Inggris Tony Blair dan dua figur terkemuka pemerintah atas kejahatan perang di Irak.Demikian disampaikan George Galloway, anggota legislatif Inggris yang memberontak, seperti dilansir News.com.au, Senin (17/5/2004). Politisi tersebut mengatakan, dirinya akan mendasarkan tuntutan pada petunjuk legal yang tercantum dalam Undang-undang Peradilan Kriminal dan Pengadilan Kriminal Internasional.Galloway diusir dari Partai Buruh yang berkuasa pada Oktober 2003 lalu. Penyebabnya, kecaman terang-terangan yang dicetuskannya mengenai perang Irak. Keanggotaan partainya dihentikan setelah dirinya menuding Blair dan Presiden AS George W Bush menyerang Irak seperti "serigala".Berbicara di satu konferensi pers di ibukota London, Galloway mengatakan: "Kami berencana mengadakan tanya jawab parlemen dan juga menulis ke Jaksa Agung untuk meminta izinnya, yang mana kami butuhkan, guna memulai pengadilan khusus terhadap Blair, Mr (Geoff) Hoon (Menteri Pertahanan) dan Mr (Adam) Ingram (Menteri Angkatan Bersenjata) atas kejahatan perang dan penyiksaan, yang telah berlangsung lebih dari setahun."Diimbuhkan Galloway: "Kami mengumpulkan beberapa bukti. Kami berbicara dengan para keluarga di Irak yang kehilangan anggota keluarga, yang anggota keluarganya ditahan secara ilegal dan yang punya alasan untuk percaya bahwa anggota keluarga mereka telah diperlakukan sewenang-wenang atau bahkan disiksa." (ita/)


Berita Terkait