Pagi Ini Jaksa Jawab Pembelaan Ibunda Alanda

Pagi Ini Jaksa Jawab Pembelaan Ibunda Alanda

- detikNews
Kamis, 17 Feb 2011 08:40 WIB
Pagi Ini Jaksa Jawab Pembelaan Ibunda Alanda
Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan menjawab pembelaan ibunda Alanda, Arga Tirta Kirana dan Linda Wangsadinata. JPU akan membeberkan alasan-alasan mengapa menuntut Arga dan Linda dengan hukuman 10 tahun penjara dalam nota replik yang akan dibacakan di PN Jakpus.

"Ya, pagi ini replik," ujar seorang jaksa yang tidak mau disebut namanya kepada detikcom, Kamis, (17/2/2011).

Isi replik ini diprediksi tidak jauh beda dengan yang disampaikan oleh JPU Teguh Suhendro. Menurut Teguh pembandingan kasus Linda-Arga dengan kasus Robert Tantular tidak sepadan karena menjerat Robert dengan 6 kasus. Sehingga hukuman yang diganjarkan ke Robert pada kasus pertama adalah 9 tahun penjara, lebih ringan daripada tuntutan Linda-Arga.

"Ini kan strategi. Karena berkas Robert itu masih 5 berkas. Kalau kemarin saya tuntut Robert 20 tahun penjara lalu dikabulkan hakim, bagaimana dengan nasib 5 berkas lainnya? Sistem hukum kita maksimal penjara 20 tahun. Kita lihat saja nanti, pasti hukuman Robert Tantular totalnya akan lebih banyak daripada Linda dan Arga," ujar Teguh.

Selain itu, replik juga akan menjawab pertanyaan publik yaitu mengapa Linda dan Arga yang hanya bawahan tetapi dituntut 10 tahun. Linda dan Arga berasalan sebagai bawahan hanya melaksanakan perintah atasan. Jika tidak, maka dirinya akan dipecat sehingga akan kehilangan mata pencaharian.

"Tidak ada itu (perintah komando). Semua dari bawah. Paksaan apa? Dia itu meloloskan kredit hingga 10 kali. Kalau katanya dipaksa, kok bisa berkali- kali. Dalam rentang tersebut, Arga punya waktu berpikir, apakah menerima atau menolak kredit. Kalau ada perintah yang bertentangan dengan UU maka tidak ada kewajiban memenuhi perintah tersebut. Sekarang pilih mana, dipecat apa masuk penjara?," tandas Teguh.

Seperti diketahui Linda dan Arga semalam curhat ke DPR atas kasus yang menimpanya. Dalam curhat yang terbuka untuk umum tersebut, Arga didampingi anaknya, Alanda. Dalam sela-sela curhat tersebut, Arga tidak kuasa menahan tangis.

" Ya silahkan saja (menangis dan sebagainya). Tapi bagaimana dengan nasib ribuan nasabah Bank Century lainnya? Yang uangnya sekarang tidak jelas kemana," tutup Teguh.

(asp/van)


Berita Terkait