PD: Tidak Etis Partai Koalisi Berebut Menteri

PD: Tidak Etis Partai Koalisi Berebut Menteri

- detikNews
Kamis, 17 Feb 2011 08:20 WIB
PD: Tidak Etis Partai Koalisi Berebut Menteri
Jakarta - Partai Demokrat mengeluhkan sejumlah partai koalisi yang sibuk berebut menteri menyambut reshuffle kabinet. PD melihat partai koalisi hanya mementingkan kepentingan politik masing-masing tanpa memperdulikan tanggung jawab kepada rakyat.

"Begitulah kalau partai ideologinya kepentingan, jadi apapun yang penting dapat menteri. Secara etika politik tidak etis dan malah menganggu pemerintahan," ujar anggota Dewan Pembina PD, Ahmad Mubarok, kepada detikcom, Kamis (17/2/2011).

PD mengamati respon partai koalisi menghadapi gencarnya isu reshuffle kabinet. Partai koalisi dianggap PD saling menganggu untuk kepentingan masing-masing.

"Yang ingin menteri tertentu ya menganggu kinerjanya, yang diganggu menjadi gelisah, prestasinya menjadi rendah," papar Mubarok.

PD, menurut Mubarok, sulit memperingatkan pola kompetisi yang tidak sehat di internal koalisi ini. PD pun hanya menunggu komitmen koalisi untuk menjaga pemerintahan SBY-Boediono sampai habis masa baktinya tahun 2014.

"Begitulah kalau orang ideologinya kepentingan. Tetapi mereka tidak berani keluar koalisi dan mengawal sampai 2014," jelas Mubarok.

Sebelumnya Wakil Ketua Komisi IV dari FPKB Anna Muawanah menyatakan bahwa secara kultur Muhaimin yang akrab disapa Cak Imin lebih layak menjadi Menteri Agama yang kini diduduki Ketua Umum PPP Suryadharma Ali. Pernyataan ini kemudian menyulut situasi politik antar dua partai peserta koalisi pemerintahan ini.
(van/feb)


Berita Terkait