Peristiwa terjadi saat angkot nomor trayek 23 jurusan Medan-Delitua mogok tepat ditengah lintasan keret aapi sekitar pukul 22.30 WIB. Tiba-tiba kereta api penumpang Sribilah Utama dari arah Rantau Prapat tidak dapat menghentikan kecepatannya dan langsung menabrak sisi kanan angkot. Akibatnya, angkot terseret kemudian terlempar ke sisi rel sekitar lima meter. Kaca mobil pecah terbentur dan berserakan di jalan.
Dua penumpang yang ada di dalam angkot, sempat melompat keluar sesaat sebelum bagian depan lokomotif menghantam badan angkot. Namun angkot mengalami kerusakan berat. Supir angkot, Sitorus mengatakan, kecelakaan tidak dapat dihindari karena mesin mati secara tiba-tiba saat melintasi rel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa ini sempat mengakibatkan kemacetan parah di lokasi kejadian. Sejumlah pengendara yang sedang melintas berhenti dan melihat kondisi angkot yang ringsek.
(rul/van)











































