Ledakan Keras Hebohkan Warga Jeruk Purut
Senin, 17 Mei 2004 13:56 WIB
Jakarta - Ratusan orang dikagetkan ledakan keras di kawasan Jeruk Purut, Jakarta Selatan. Akibat peristiwa itu, satu orang luka ringan.Awalnya semua orang menyangka suara menggelegar itu adalah ledakan bom. Namun selidik punya selidik, ledakan itu akibat pembakaran sampah yang ceroboh.Ceritanya, Senin (17/5/2005) pukul 10.30 WIB, Darso (31), seorang sopir yang bekerja di Apotik Loys, iseng menyapu daun-daun yang berserakan. Sampah organik itu kemudian dibuang Darso ke tempat sampah yang ada.Kalau kerja jangan setengah-setengah, begitu mungkin pikir Darso dalam hati. Tidak sekedar menimbun, sesaat kemudian timbul niat Darso membakar daun-daun tersebut sampai habis.Perlahan-lahan api pun disulut ke tumpukan daun kering itu. Meski kreatif, Darso ternyata bukan tipe pekerja yang sabar. Buktinya, biar lekas ludes terbakar, dia kemudian menyiram sampah itu dengan bensin.Wajahnya puas ketika dalam sekejap api pun membesar. Inilah yang menjadi awal kejadian. Saat api tengah menyala, Darso kemudian menutup rapat-rapat tempat sampah dengan seng penutup.Beberapa saat kemudian terdengar ledakan yang cukup keras. Tempat sampah yang terbuat dari tembok batako itu pecah berantakan. Darso terkaget-kaget dan terlempar sejauh 2 meter. Pelipis kanannya luka akibat terkena sempalan tempat sampah.Karuan saja kejadian ini membuat geger ratusan orang yang mendengarnya. Mereka berduyun-duyun datang ke lokasi kejadian. Mereka yang ingat, langsung menghubungi polisi.Tidak berapa lama kemudian, Kapolres Jakarta Selatan Kombes Gufron sudah berada di lokasi. Dia dan beberapa anak buahnya langsung melakukan olah TKP. "Ini ledakan biasa, akibat udara jenuh di dalam tong sampah," katanya beberapa saat kemudian.Meski demikian, tak urung kejadian ini juga membuat unit Anti Teror Bom Polda Metro Jaya mampir ke lokasi kejadian."Ini ledakan biasa, bahkan tidak masuk kategori low explosive. Tidak ada unsur bahan peledak. Penyebabnya tidak ada ventilasi di tenpat sampah itu," kata Kanit ATB Polda Metro Jaya, Ipda Sulistyanto, yang ikut sibuk akibat ulah Darso.
(djo/)











































