"Jangan terlalu dini, proses masih berjalan," ujar Asisten Operasi Kapolri, Irjen Pol Sunarko di Gedung MUI Jl Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu (16/2/2011).
Sunarko mengatakan, Polri akan menerima informasi dari siapapun untuk mengungkap kasus ini. Siapapun yang terlibat, harus ditindak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sunarko juga enggan menduga apakah tiga insiden yang terjadi belakangan iniย memiliki keterkaitan. "Kita tidak mau ke arah sana," elaknya.
Polisi telah menangkap dan menahan tiga orang dalam kasus penyerangan pada Selasa (16/2) siang. Selain itu, polisi juga telah memeriksa 12 orang saksi untuk dimintai keterangan.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah memerintahkan MUI Jatim untuk menyelidiki kasus ini. MUI hingga kini belum mendapatkan informasi utuh apa yang sebenarnya terjadi di lapangan saat itu.
Penyerang diduga menggunakan sarung dan bermotor berasal dari kelompok pengajian yang baru saja mengikuti pengajian di daerah Malang. Menurut Menteri Agama Suryadharma Ali, insiden itu bukan persoalan agama. Itu hanya tawuran antar santri karena terlibat saling ejek.
(lia/gun)











































