Kader Muda NU Jateng Deklarasi Dukung Gus Dur
Senin, 17 Mei 2004 13:04 WIB
Semarang - Setelah berdialog selama dua hari (16-17/5/2004), ratusan anak muda NU Jateng menyatakan sikap mendukung Gus Dur. Dukungan tersebut diberikan karena Gus Dur mempunyai visi, misi, dan pertaruhan bangsa yang sama dengan mereka."Tapi, dukungan tersebut bukan dalam konteks pilpres mendatang. Dukungan kami hanya pada arah kesamaan gagasan dan perjuangan mewujudkan demokrasi," kata jubir kader muda NU Jateng, Arief Ruba'i, kepada wartawan di Wisma Bapelkes Semarang, Jl. Pahlawan, Senin (17/5/2004).Arif mengatakan, dukungan tersebut juga diberikan pada langkah Gus Dur untuk melawan diskriminasi dalam pilpres. Langkah yang dilakukan Gus Dur sudah benar seperti mengajukan judicial review ke MK, MA, dan juga ke Panwaslu. "Tindakan melawan diskriminasi tersebut adalah perjuangan menegakkan demokrasi," tutur Arief.Soal ancaman Gus Dur yang menyatakan kalau Gus Dur tak lolos persyaratan capres, maka warga nahdliyin akan golput, Arief menegaskan hal tersebut sangat mungkin terjadi. Karena bagaimana pun juga, patronase warga NU kepada Gus Dur masih sangat kental.Selain menyatakan 'dukungannya' pada mantan presiden RI tersebut, kata Arief, anak-anak muda NU juga meminta NU kembali ke garis Khittah 1926 dan menyerukan pengurus NU di semua tingkatan yang melibatkan diri pada soal dukung-mendukung capres - cawapres untuk mundur dari kepengurusan."Ini diambil agar keutuhan jami'ah dan jama'ah NU. Juga, agar NU lepas dari tarikan 'kegenitan' politik sesaat," ujar Arief dengan didampingi oleh lima aktivis muda NU lainnya dalam memberikan keterangan pers.Pertemuan anak muda NU Jateng dihadiri oleh aktifis NU yang bergerak di komunitas gerakan sektoral, LSM, aktivis mahasiswa, kiai muda, badan otonom NU, dan kaum profesional. Mereka datang dari seluruh daerah di Jateng dan beberapa orang perwakilan dari Jabar.
(nrl/)











































