Nudirman: Kode Etik Baru DPR Hasil Kunjungan dari Athena

Nudirman: Kode Etik Baru DPR Hasil Kunjungan dari Athena

- detikNews
Rabu, 16 Feb 2011 15:44 WIB
Nudirman: Kode Etik Baru DPR Hasil Kunjungan dari Athena
Jakarta - Meski belum diputuskan, revisi Peraturan DPR RI tentang Kode Etik banyak memasukkan poin-opin baru. Wakil Ketua Badan Kehormatan DPR, Nudirman Munir, menyebut kode etik anyar itu hasil belajar pihaknya saat kunjungan kerja ke Athena, Yunani.

"Ini banyak yang berubah, kita dapat banyak Ilmu dari Athena," kata Nudirman di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/2/2011). Nudirman bersama 7 anggota BK yang lain melakukan studi banding ke Yunani dan mampir ke Turki saat kembali ke Tanah Air.

Nudirman mengatakan, persinggahan pihaknya di Turki lantaran stop over, yang juga banyak dilakukan anggota DPR lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Prof Gayus juga pergi ke Argentina stop over di Frankurt. Pergi ke AS, juga stop over di Tokyo. Kita juga begitu sama. Kita pergi karena pergi pakai Turki Airlines, pergi ke Athena, juga stop over di Istambul," kata Nudirman.

Mengenai tidak diikutsertakannya Fraksi Hanura dan Fraksi Gerinda pada pembahasan revisi Kode Etik, Nudirman mengatakan, hal itu merupakan konsekuensi jumlah kursi fraksi bersangkutan di parlemen.

"Secara proporsional. Kalau anggotanya nggak banyak, bagaimana dia masuk disitu. UU bilang (anggota BK) 11 orang," kata dia.

Gayus Lumbuun, mantan Ketua BK dari Fraksi PDI Perjuangan mengatakan, partainya hingga saat ini masih menarik keanggotan dari BK. FPDIP juga tidak ikut dalam pembahasan revisi Kode Etik.

"Perancang Kode Etik tersebut sebagian besar anggota BK yang diadukan masyarakat tentang dugaan pelanggaran etik pada kasus kunjungan kerja ke Yunani dan menyimpang 2 hari ke Turki," kata Gayus. (lrn/ndr)



Berita Terkait