"Kita mengutuk kekerasan darimanapun. Kemarin bagaimana telah dilansir beberapa media, penyerangan dari sekelompok masyarakat namanya masyarakat yang tidak pandai hidup dalam kebhinekaan," kata Ketua Ahlul Bait Indonesia Hasan Alaydrus saat tiba di Bareskrim, Jl Trunojoyo, Jaksel, Rabu (16/2/2011).
Menurut Hasan, penyerangan terhadap pesantren Al Ma'hadul Islam telah terjadi berkali-kali. Pihaknya mendesak agar polisi segera menangkap pelaku dan provokatornya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasan malah berani menyebut pelaku yang mendalangi penyerangan. "Yang sering memprovokasi bahkan menghasut massa itu saudara Tohir Alkaff namanya! Dia provokator nomor satu, saya tidak tahu lagi yang lain," sebut Hasan.
Hasan mengatakan, aliran Ahlul Bait (Syiah) dan Ahlus sunnah Waljamaah (Sunni) selama ini berhubungan baik. Ia sendiri heran mengapa ada pihak-pihak yang menginginkan konflik terjadi.
"Aswaja itu ahlus sunah waljamaah, di dunia Islam sekarang tokoh ulama Ahlul Bait dan ulama ahlus sunah itu akrab, harmonis," jelasnya.
Hasan tidak menjelaskan secara rinci siapa Tohir Alkaff. Namun menurutnya, Tohir merupakan orang yang selalu memprovokasi agar melakukan penyerangan terhadap kelompok Ahlul Bait.
"Kelompok Tohir Alkaff yang berpaham sempit. Kalau dia memprovokasi orang dan membahayakan stabilitas dia ini kaum kriminal," tukasnya.
Agar kejadian serupa tak terulang, Hasan akan terus berkoordinasi dengan Bareskrim terkait kasus ini. Dalam pertemuan itu, perwakilan Ahlul Bait diterima Wakabareskrim Irjen Pol Dikdik Mulyana Arief.
(ape/gun)











































