Bayi itu ditemukan di Desa Tunggur, Slogohimo, Wonogiri, Rabu (16/2/2011) pagi. Yang menemukan adalah Ny Kami, seorang perempuan tua penjual tempe yang kebetulan sedang melewati jalan tempat bayi tersebut dibuang.
Menurut laporan Camat Slogohimo, Budi Susilo, ke Pemkab Wonogiri, bayi tersebut ditemukan dibungkus dalam tak plastik hitam yang sudah dikerubuti semut. Setelah didekati ternyata berisi bayi yang masih dalam kondisi hidup. Bahkan tali pusar bayi tersebut belum dipotong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polres Wonogiri membenarkan telah menerima laporan penemuan bayi tersebut. Kasatreskrim Polres Wonogiri, AKP Sugiyo, mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan untuk menemukan siapa yang telah tega membuang bayi malang itu.
"Kami sudah mengerahkan anggota untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui siapa yang membuang bayi tersebut," ujarnya.
(mbr/fay)










































