Anak Pemimpin Korut Kim Jong-Il Tonton Eric Clapton di Singapura

Anak Pemimpin Korut Kim Jong-Il Tonton Eric Clapton di Singapura

- detikNews
Rabu, 16 Feb 2011 12:20 WIB
Anak Pemimpin Korut Kim Jong-Il Tonton Eric Clapton di Singapura
Seoul - Di tengah negerinya yang miskin, anak pemimpin Korea Utara Kim Jong-Il, menikmati masa liburan 10 hari yang mewah di Singapura. Dia terpergok menonton konser gitaris Inggris, Eric Clapton, pada 14 Februari.

Seorang petugas intelijen Korsel membenarkan liburan itu saat dikofirmasi mengenai laporan di Seoul tentang kehadiran anak kedua Kim Jong-Il yang bernama Kim Jong-Chol tersebut. Demikian dilansir AFP, Rabu (16/2/2011).

Jong-Chol mengenakan celana hitam dan T-shirt, terlihat bersorak dan bergoyang di antara para fans Clapton dalam konser di Singapore Indoor Stadium, demikian dirilis koran Korsel, Chosun Ilbo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rekaman video televisi menunjukkan seorang laki-laki menyerupai Jong-Chol memasuki stadion, disertai oleh beberapa 20 orang, termasuk pengawal dan beberapa perempuan yang membawa karangan bunga. Ia jeprat-jepret di depan panggung dan mengobrol dengan seorang rekan perempuannya di tempat duduk VIP.

Jong-Chol dan rombongan tiba di Singapura awal bulan ini dan check in di sebuah hotel mahal, Pan Pacific Hotel.

Priabertindik di kuping ini juga diketahui sempat berwisata ke Universal Studio dan Underwater World dan membeli perhiasan mahal dan mungkin hadiah untuk ulang tahun ayahnya ke-70 tahun yang jatuh hari ini. Dia pulang ke negerinya lewat Beijing setelah menonton konser Clapton dan membeli t-shirt.

Jong-Chol, 30, dilewati sebagai calon pemimpin Korut karena Kim Jong-Il lebih memilih adiknya, Jong-Un.  Jong-Il melihat Jong-Chol terlalu feminim akibat salah suntik hormon.

Jong-Chol dilaporkan menghadiri konser Clapton terakhir pada tahun 2006 ketika ia mengikuti pertunjukan bintang Inggris itu di empat kota Jerman, disertai dengan pacar atau istri dan pengawal Korea Utara.

Putra sulung Jong-Il, Jong-Nam, lahir dari wanita yang berbeda. Dia keluar dari pertarungan  sebagai pemimpin masa depan setelah ia tertangkap menyelinap ke Jepang dengan paspor palsu pada tahun 2001 dengan seorang wanita dan anak, yang diyakini istri dan anaknya.  Dia dilaporkan ingin mengunjungi Disneyland di Tokyo.
(nrl/vit)


Berita Terkait