Seratusan Mahasiswa Demo Kantor Walikota Ambon

Seratusan Mahasiswa Demo Kantor Walikota Ambon

- detikNews
Senin, 17 Mei 2004 10:33 WIB
Ambon - Sekitar 120 mahasiswa berunjuk rasa menuntut Walikota Ambon MJ Papilayamengklarifikasi pernyataan bahwa HUT Republik Maluku Selatan (RMS) pada Minggu 25 April lalu hanya sekadar hiburan tahunan warga Ambon.Aksi diikuti mahasiswa yang tergabung dalam Forum Aksi Mahasiswa Merah Putih digelar di halaman kantor Walikota Ambon, Jalan Patimura, Ambon, Senin (17/5/2004). Turut dalam aksi mahasiswa PMII, HMI dan KAMMI."Kami menyesalkan sikap Pak Walikota yang sudah tahu itu Ultah RMS tetapi malah mengangap hiburan tahunan sehingga tidak ada antisipasi dan membawa implikasi buruk kepada Maluku," ujar seorang mahasiswa dalam orasinya.Mahasiswa menilai kerusuhan di Maluku yang menelan korban jiwa merupakan tanggung jawab Walikota Ambon, Gubernur Maluku, Pangdam XVI Patimura dan Kapolda Maluku.Selain itu, mahasiswa menyesalkan kaburnya 4 orang anggota FKM RMS dari tahanan Mapolda Maluku."Ini menunjukkan kinerja Polda Maluku tidak serius menangani gerakan separatis FKM RMS. Jika dalam waktu 2X24 jam tidak ditemukan maka Kapolda Maluku harus mundur," ujarnya.Rombongan mahasiswa diterima Wakil Walikota Ambon Syarief Hadler yang mengatakan dirinya tidak berkompeten mengklarifikasi pernyataan Walikota."Itu kewenangan Pak Walikota dan saya tidak bisa menjawab. Bapak sedang berada di Jakarta," ujar Syarief.Syarief mengimbau warga Ambon tetap menjaga kondisi yang hampir kondusif dan saling percaya satu dengan lainnya. Aksi berlangsung tertib dan dikawal ketat aparat dari Polres Pulau Ambon.Kerusuhan terjadi lagi di Ambon pada Minggu (25/4/2004) pukul 13.00 WIT lalu akibat pawai memperingati HUT RMS ke 54 yang dilakukan para pendukung dan simpatisan Front Kedaulatan Maluku (FKM)/Republik Maluku Selatan (RMS). (aan/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads