Lily Wahid Duga Penyerangan di Pasuruan Rekayasa

Lily Wahid Duga Penyerangan di Pasuruan Rekayasa

- detikNews
Rabu, 16 Feb 2011 11:14 WIB
Jakarta - Anggota DPR dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lily Wahid tidak habis pikir dengan kerusuhan di Ponpes Al Ma'hadul di Pasuruan. Selama ini, meski banyak aliran Islam di Pasuruan, tidak pernah terjadi persinggungan.

"Ini jelas rekayasa, pesantren aliran syiah sudah lama ada di Pasuruan, tapi tidak pernah ada kejadian seperti ini. Di situ banyak pesantren suni tapi tidak pernah ada persinggungan apa-apa," kata Lily saat ditemui di DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/2/2011).

Adik alm Gus Dur itu berpendapat, kerusuhan-kerusuhan yang baru-baru ini terjadi di sejumlah wilayah, diotaki oleh orang yang sama. Orang itu, manurut Lily, memiliki kedekatan dengan kelompok radikal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia ingin mendiskreditkan pemerintah, ingin memperlihatkan pemerintah tidak mampu menjaga kerukunan umat beragama. Ingin menggoyang-goyangkan pemerintah. Sangat politis," kata Lily.

Namun Lily tidak menyebutkan siapa pihak yangย  tega berbuat seperti itu. Dia juga sangat menyayangkan polisi tidak mampu mengatasi persoalan seperti ini.

"Ya kita sayangkan, polisi tidak bisa membaca kemungkinan terjadi penyerangan," kata perempuan yang terkenal kritis ini.

Sebelumnya terjadi sejumlah penyerangan di sejumlah daerah. Penyerangan pertama terjadi di daerah Cikeusik, Jawa Barat, terhadap jemaat Ahmadiyah. Tiga orang tewas dalam peristiwa itu.

Peristiwa selanjutnya terjadi di Temanggung, Jawa Tengah. Massa yang beringas membakar sejumlah bangunan termasuk gereja dan sekolah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun sejumlah orang luka-luka dan dirawat di rumah sakit.

Kerusuhan ketiga terjadi di Pasuruan, Jawa Timur. Sejumlah orang merusak sebuah pondok pesantren hingga porak-poranda. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini namun sejumlah orang luka-luka. Penyerangan ini sering menimpa ponpes ini. (ken/nrl)


Berita Terkait