Eh, Ada 'Rumah Makan Amien Rais'
Senin, 17 Mei 2004 09:09 WIB
Palu - Ada-ada saja ulah pendukung calon presiden dalam menunjukkan dukungannya.Erawanto Timumun, warga Kelurahan Lawanga, Poso Kota, Sulawesi Tengah, melakukannya dengan memasang dua foto besar Amien Rais di depan pintu masuk rumah makannya.Kini, rumah makan yang sebenarnya bernama Serambi Laut, karena terletak di bibir laut Teluk Tomini, disebut-sebut warga setempat sebagai "Rumah Makan Amien Rais". Maklumlah, selain memasang foto Amien, Erawanto secara terbuka memproklamirkan diri sebagai pendukung capres dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu.Kepada detikcom, Senin (17/5/2004), Erwanto menyatakan memilih Amien karena lebih bersih dari capres lainnya. "Negara ini sudah lama rusak. Kalau kita pilih orang-orang yang rusak, bagaimana nasib Indonesia lima tahun mendatang. Makanya saya selalu mengkampanyekan kita harus pilih pemimpin yang bersih, jujur dan dapat dipercaya seperti Pak Amien," katanya.Nah, cara kampanye yang dipilih pria yang sehari-hari bekerja sebagai pegawai negeri sipil di Departemen Agama, Kabupaten Poso, Sulteng, ini ya memasang foto Amien di rumah makannya. Erawanto tahu persis, rumah makannya banyak dikunjungi pembeli. Sebab, sekali datang ke rumah makan ini, pasti akan ketagihan.Memang, begitulah adanya. Wartawan detikcom yang sempat mencicipi makanan yang disajikan rumah makan ini, langsung jatuh cinta. Rasanya lezat di lidah, ruangannya bersih, panorama alamnya indah karena berhadapan dengan Teluk Tomini. Pilihan menunya pun beragam. Ada ayam goreng, ikan karang bakar, cah kangkung. Dan minumannya pas lidah, semisal es jeruk dan jus alpukat. Subandi, wartawan Poso Post, yang sering mengunjungi rumah makan Erawanto, pun mengakui hal serupa. Tapi waktu ditanya apakah nanti ia akan memilih Amien dan pasangannya Siswono Yudhohusodo dalam pemilihan presiden 5 Juli mendatang, Subandi menjawab diplomatis. "Kita lihat saja. Yang jelas saya pilih pemimpin yang bersih, jujur, bisa dipercaya dan memahami rakyatnya." Berarti pilih Amien-Siswono, dong? "Itu rahasia. Yang jelas saya sudah punya kriteria pemimpin yang akan saya pilih," demikian Subandi.
(gtp/)











































