Awas! Ada yang Ambil Untung dari Konflik Kekerasan Agama

Awas! Ada yang Ambil Untung dari Konflik Kekerasan Agama

- detikNews
Rabu, 16 Feb 2011 10:47 WIB
Awas! Ada yang Ambil Untung dari Konflik Kekerasan Agama
Jakarta - Kekerasan agama kembali terjadi. Dituding ada pihak-pihak yang memanfaatkan isu agama untuk mengambil keuntungan. Mereka mengambil peran dalam berbagai sisi, mulai dari sponsorship hingga memberi order.

"Ada sekelompok orang yang tidak suka kalau negara kita tenang dan damai. Jadi melemparkan isu kekerasan agama untuk tujuan tertentu," kata Wakil Ketua Komisi I DPR Tb Hasanudin saat dihubungi detikcom, Rabu (16/2/2011).

Dia menjelaskan, memang sekelompok orang itu memanfaatkan kondisi pemerintahan yang tengah gamang. Di satu sisi, ada ketidaktegasan pemerintah dalam penegakan hukum, juga akumulasi kekecewaan dari setiap kebijakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu nanti terakumulasi di dalam kehidupan sosial masyarakat. Muncullah kasus seperti itu, untuk kasus terkait agama ini. Karena sebagai rasa kecewa atas tidak tegasnya pelaksanaan SKB 3 menteri, sedang masyarakat yang dikenakan SKB itu kecewa karena tidak pernah diajak berdialog. Jadi gesekan terus menggelinding," tambahnya.

Situasi ini dimanfaatkan oleh kelompok tertentu, memancing kericuhan di masyarakat. "Untuk di Cikeusik saja, itu perlu dana yang besar. Kalau ada 1.500 orang, itu butuh sekitar 50 truk, belum lagi makan dan uang saku," tutur pensiunan jenderal bintang dua TNI ini.

Karena itu, pihak kepolisian harus berani dan tegas melakukan langkah hukum. Bila tidak ini akan berulang. "Aparat harus menangkap mereka, jangan hanya membuktikan dengan memaparkan teori. Sekelompok orang ini ingin kondisi yang tidak damai berujung pada sampai jatuhnya pemerintahan," urai politisi PDIP ini.

(ndr/fay)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads