"Berlangsung selama 30 menit," ujar pengurus Pondok Pesantren Al Ma'hadul Islam, Muhammad Alwi, kepada detikcom, Rabu (16/2/2011).
Meski berlangsung tidak terlalu lama, enam santri pondok pesantren ini mengalami luka-luka. Sejumlah bangunan, termasuk pos keamanan dan ruangan tamu bagian depan kawasan Ponpes ini, juga rusak-rusak. Umumnya kaca-kacanya pecah akibat terkena lemparan batu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Alwi, Ponpes ini berdiri sejak tahun 1980-an di atas lahan seluas 2 hektar. Ponpes juga menyediakan gedung SMP dan SMU untuk 400 orang yang ada di dalam. "Belum lagi asramanya," imbuhnya.
Peristiwa penyerangan, lanjut Alwi, terjadi sekitar pukul 14.50 WIB, Selasa (15/2). Saat itu, hanya ada sekitar 20 santri saja yang tengah bermain di bagian depan Ponpes.
Kondisi terkini ponpes saat ini mulai berangsur kembali normal. Beberapa warga sekitar juga ikut membantu polisi untuk menjaga ponpes ini.
"Kita sudah tidak panik lagi, sudah tenang sekarang," tandasnya.
(mok/nrl)










































