"Sembilan orang luka ringan," ujar Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pudji Astuti saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (15/2/2011) malam.
Polisi hingga malam ini masih berjaga-jaga dan mengamankan lokasi kejadian. Motif penyerangan sendiri masih didalami dan dikembangkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jumlah ini sedikit berbeda dibandingkan pernyataan dari Ponpes sendiri. Pengurus Pondok Pesantren Al Ma'hadul Islam, Muhammad Alwi mengatakan, ada 6 santri yang terluka dan salah satunya terkena lemparan batu di matanya.
"Ada satu santri yang mata kanannya terkena lemparan batu. Mata sebelah kanan sobek sehingga bisa mengganggu penglihatan," kata Alwi.
Bagaimana kondisi 5 santri lainnya ? "Ada yang kepalanya dijahit, ada yang luka-luka, tapi tidak menginap di RS seperti Reza," imbuhnya.
Ratusan massa yang tidak dikenal mengenakan sarung sambil mengendarai sepeda motor menyerbu dan melempari ponpes dengan batu, pada Selasa (15/2) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat ini, polisi dari Polres Pasuruan dan di-backup 2 Kompi Brimob Polda Jatim, telah mengamankan lokasi sehingga kembali kondusif.
(mpr/gah)











































