Kemenhub Periksa Prosedur Pendaratan Lion Air

Kemenhub Periksa Prosedur Pendaratan Lion Air

- detikNews
Selasa, 15 Feb 2011 23:25 WIB
Kemenhub Periksa Prosedur Pendaratan Lion Air
Jakarta - Dalam dua hari, 2 pesawat Lion Air tergelincir di lokasi yang sama, Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Riau. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan memanggil pihak Lion Air untuk mengetahui prosedur pendaratan di maskapai ini.

"Kita akan melakukan prosedur ulang sistem di Lion Air, mulai dari prosedur pendaratan, pelatihannya bagaimana," ujar Kepala Puskom Publik Kemenhub Bambang S Ervan saat dihubungi detikcom, Selasa (15/2/2011).

Bambang menjelaskan, hal yang aneh jika sebuah maskapai mengalami insiden yang serupa di bandara yang sama. Dan rentang waktunya pun sangat berdekatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama ini, lanjut Bambang, tidak ada yang masalah dengan bandara SSK tersebut. Untuk meneliti insiden ini, Kemenhub juga akan memeriksa pilot.

"Selama ini kan tidak pernah ada kejadian, panjangnya sudah diketahui (pilot). Pilot pasti sudah tahu," jelas Bambang.

Tim dari Dirjen Perhubungan Udara sudah langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan penelitian. Pihak Lion juga akan dipanggil untuk menjelaskan peristiwa ini.

"Kita akan datangi (Lion Air), mereka juga akan kita panggil untuk menjelaskan," tandasnya.

Pesawat Lion Air tujuan Medan-Pekanbaru-Jakarta dengan nomor penerbangan JT 0295 berjenis Boeing 737-900 ER tergelincir di Pekanbaru. Seluruh roda pesawat keluar dari lintasan bandara. Kejadian ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Seluruh penumpang yang berjumlah 217 ini tidak mengalami luka-luka.

Sebelumnya, Senin (14/2) malam kemarin, pesawat Lion Air berjenis sama dengan nomor penerbangan JT 392 juga tergelincir dari runway Bandara SSK II. Tidak ada korban dalam peristiwa pertama ini. Namun, pilot pesawat tersebut telah di-grounded.

(mok/mpr)


Berita Terkait