"Ini kan sudah sering terulang, tapi kenapa tidak ada yang pernah ditahan," ujar pengurus Pondok Pesantren Al Ma'hadul Islam, Muhammad Alwi saat berbincang dengan detikcom, Selasa (15/2/2011).
Sejak tiga tahun belakangan, lanjut Alwi, ponpes sudah diserang sebanyak 7 sampai 8 kali. Namun sayangnya polisi tidak tanggap untuk melakukan pencegahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alwi menjelaskan, penyerang yang diduga berasal dari kelompok pengajian tertentu itu selalu melakukan penyerangan sehabis mereka melakukan kegiatan pengajian. Terkait motif penyerangan, dikatakan Alwi kemungkinan hanya soal pandangan agama yang berbeda.
"Mungkin ada beda pendapat ya bisa tentang Islam, tapi mungkin ada yang memperuncing dan memanas-manasi dengan kegitaan mereka itu," jelasnya.
Pada penyerangan kali ini, lanjut Alwi, 6 murid luka-luka. Menjelang malam kondisi ponpes juga masih di jaga ketat sekitar 50 polisi.
"Jadi karena tadi murid kita yang menghadang mereka berjumlah 25 orang, 6 di antaranya mengalami luka-luka. Tapi luka ringan. Sedangkan untuk suasana sekitar pondok masih dijaga ketat," ungkap Alwi.
(lia/vit)











































