Informasi yang dihimpun, massa yang menggunakan sarung dan naik motor itu masuk ke pintu gerbang dan melempari pondok pesantren yang dikenal menganut aliran syiah dengan lemparan batu sekitar pukul 14.00 WIB.
Merasa diserang tiba-tiba, santri yang ada di dalam pondok kemudian melakukan perlawanan. Namun aksi perlawanan itu terhenti setelah massa melempar dengan batu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban luka para santri akibat penyerangan sekelompok orang tak dikenal dyang dirawat di RS Masyitoh Bangil berjumlah 9 orang.
"Yang luka-luka 9 orang," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Pudji Astuti saat dihubungi detiksurabaya.com.
Pudji mengatakan, luka-luka yang diderita para korban pelemparan yang dilakukan massa, hanya luka ringan di bagian wajah, kaki dan tangan. "Memang tadi sempat dirawat di rumah sakit, dan sekarang sudah boleh pulang semua," katanya.
(fat/vit)










































