Tidak hanya itu, Clinton juga mendorong Tehran untuk mengikuti Mesir sebagai contoh keterbukaan sistem politik.
"Kami berharap oposisi dan orang-orang berani di jalan-jalan di kota-kota di Iran mempunyai kesempatan yang sama bahwa mereka melihat rekan-rekan mereka merebut Mesir pada pekan terakhir," kata Clinton saat mengunjungi Kongres seperti dilansir AFP Selasa (15/2/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan Clinton itu disampaikan usai terjadi bentrok antara, polisi Iran dengan massa anti-pemerintah. Polisi bergerak dan menembakkan gas air mata ke arah massa oposisi yang berkumpul di Azadi Square (Lapangan Kebebasan).
Massa menyanyikan "Kematian untuk Diktator", sebuah slogan yang digunakan untuk menentang Presiden Mahmoud Ahmadinejad. Kantor Berita Fars melaporkan, satu orang pengamat tewas tertembak dan beberapa terluka dalam bentrok tersebut.
"Kami mengutuk segala keras segala bentuk kekerasan terhadap rakyat yang berkumpul dan menyampaikan tuntutan mereka untuk kebebasan dan reformasi, dan kami menyerukan Iran untuk menahan diri dari kekerasan," katanya.
(lrn/lrn)











































