Penguatan kerjasama antara Bappenas dengan PBB ditandai dengan penandatanganan rencana aksi lima tahunan oleh badan-badan PBB yakni, The Country Programe Action Plans (CPAP), The United Nations Development Programe (UNDP), United Nations Childrens Fund (Unicef) dan United Nations Population Fund (UNFPA), di Kantor Bappenas, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (14/2/2011) sore ini.
"Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional menggarisbawahi peran kunci dari badan-badan PBB untuk Indonesia. Ini merupakan langkah maju untuk meningkatkan target prioritas nasional dalam lima tahun ke depan," ujar Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Deputi SDM dan Kebudayaan Nina Sardjunani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak PBB juga menyambut baik kerja sama dengan Bappenas ini. Koordinator PBB untuk Indonesia, El-Mostafa Benlamlih mengatakan PBB bisa mendapatkan hasil konkret dari program-programnya jika bekerja sama dengan pemerintah setempat.
"Bekerja bersama dengan pemerintah merupakan satu-satunya cara bagi kedua pihak untuk mendapatkan hasil positif," tutur Benlamlih dalam sambutannya sore ini.
"Kerja sama antara kedua belah pihak selama lima tahun ke depan perlu diubah menjadi meningkatnya kemampuan dari pemerintah di semua level," sambungnya.
Kerjasama antara Bappenas dengan PBB tersebut akan meliputi bidang kesehatan, pendidikan, lapangan kerja, dan pada isu-isu seputar perkembangan populasi.
(fjr/nwk)










































