Demikian dikatakan Kapolres Tangerang Kombes Wahyu Widada, Senin (14/2/2011). Menurut dia, potongan tubuh tersebut ditemukan warga pada Minggu (13/2) siang, tepatnya di Kampung Garapan RT 2/6 Desa Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang.
"Ditemukan di pinggir pantai menyatu dengan sampah-sampah dalam keadaan sudah hancur dan sulit dikenali. Dintaranya yang sedikit masih utuh, adalah potongan kepala, kaki dan tangan," terang Wahyu saat dihubungi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu dia mengaku, berdasarkan potongan kepala dan tangannya, korban diduga berjenis kelamin wanita. Polisi pun belum tahu apakah korban warga sekitar atau bukan.
"Kita masih meminta keterangan saksi, yakni ketua RW setempat, yakni Sang Sang. Namun, belum ada warga yang mengenalinya. Sebab, memang mayat ini bisa saja mayat ini dibuang dimana, lalu terbawa arus dan sampai ke Tangerang. Saat ini kita berusaha mengungkapnya, tidak ada kata susah dan menyerah," katanya.
Β
Potongan-potongan yang sudah hancur ini kemudian, kata dia, sedang diautopsi di RSUD Kabupaten Tangerang. Nizar, seorang staf Tata Usaha RSUD Kabupaten Tangerang saat ditemui mengatakan, pihaknya memang sedang mengotopsi potong-potongan itu.
"Kami mendapatinya sudah dibungkus, dan dikirim semalam oleh anggota polisi. Namun, saya tidak tahu detilnya, karena harus menunggu otopsi," ujar Nizar.
(fay/fay)











































