Basarnas Minta Pemerintah Alokasikan Dana Siaga

Basarnas Minta Pemerintah Alokasikan Dana Siaga

- detikNews
Senin, 14 Feb 2011 17:08 WIB
Jakarta - Bencana ataupun kecelakaan transportasi laut dan udara bisa terjadi kapan saja. Namun, belum ada dana yang disiagakan untuk operasi penyelamatan korban. Badan SAR Nasional (Basarnas) meminta pemerintah untuk mengalokasikan dana tersebut.

"Kalau bisa kami dialokasikan anggaran siaga, karena kita tidak tahu kapan bencana terjadi," Kepala  Basarnas Letjen Nono Sampono, usai bertemu dengan Wakil Presiden Boediono di Kantor Wapres, Jl Medan  Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (14/2/2011).

Menurut Nono, saat ini baru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) saja yang mempunyai dana tanggap darurat. Dana tersebut digunakan BPNB bila terjadi bencana alam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"BNPB kan, punya dana tanggap darurat, rehabilitasi dan rekonstruksi. BNPB mengurusi pengungsi dan  sebagainya. Kalau menyelamatkan korban kapal tenggelam itu domain Basarnas, tapi saat ini dananya belum  ada," lanjut Nono.

Nono menambahkan, Wakil Presiden Boediono sangat mendukung dialoksikannya dana siaga penyelamatan  korban tersebut. Wapres berjanji akan menyampaikan keinginan Basarnas tersebut kepada Menteri Keuangan.

"Saya dengan Dirjen Anggaran akan mengelola ini. Tanggal 17 RDP dengan Komisi V DPR," imbuh Nono.

Mengenai berapa besaran dana siaga tersebut, Nono mengatakan pihaknya masih menghitung. Tapi patokannya sekitar 60 persen dari dana tanggap darurat yang dimiliki BNPB.

"Jadi dana itu kalau tidak digunakan harus kembali ke negara, tapi harus ada," tutupnya.

(irw/nwk)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads