Hasyim: Gus Dur Tak Lolos Tak Berdampak Apa-Apa Bagi NU

Hasyim: Gus Dur Tak Lolos Tak Berdampak Apa-Apa Bagi NU

- detikNews
Minggu, 16 Mei 2004 00:50 WIB
Semarang - Ketua Umum PBNU yang juga cawapres Megawati, Hasyim Muzadi menilai ketidaklolosan Gus Dur adalah sesuatu yang wajar karena syarat-syarat menjadi capres memang tak bisa dipenuhi Gus Dur. Hal tersebut tidak berdampak apa pun bagi NU. "Kita harus menerima kenyataan ini. Bagi warga NU hal tersebut tidak akan berdampak apa-apa. Gus Dur kan punya jalur sendiri, lewat PKB, bukan PBNU. Akibat yang paling jelas, ya Gus Dur tak bisa maju sebagai capres," kata Hasyim sesaat sebelum acara pertemuan NU se-Jateng di Balai Diklat Srondol, Jl. Setiabudi Semarang, Sabtu (15/05/2004) malam.Ketika ditanya mengenai ancaman Gus Dur yang mengatakan bahwa 70% warga NU akan golput, Hasyim menegaskan hal tersebut belum bisa dipastikan. "Dilihat saja nanti. Apa benar 70% warga NU akan golput. 70% itu banyak lho," terang kiai pendiri ponpes Al- Hikam Malang ini.Sedangkan, mengenai persaingan antar capres - cawapres, Hasyim menganggap sudah ada tanda munculnya kampanye negatif. Dirinya tak mau menyebut capres mana yang melakukannya karena ia menilai apa yang dilakukan para capres sampai saat ini masih berada dalam kontrol."Saya berharap ada persaingan yang fair, tidak menggunakan black propaganda, atau character assasination. Siapa pun yang menang, dialah yang akan memimpin termasuk memimpin mereka yang kalah," papar pasangan Megawati ini.Pertemuan TertutupHasyim datang setelah bersilaturahmi ke Habib Lutfi Bin Yahya di Pekalongan sore harinya. Ia datang tanpa diikuti oleh beberapa pengurus PBNU lainnya. Pertemuan tersebut berlangsung tertutup dan mulai sekitar pukul 21.15 WIB. Tak ada satu wartawan yang diperkenankan masuk. Beberapa orang terlihat berjaga-jaga di luar ruangan bawah, sedangkan pertemuannya digelar di lantai tiga.Menurut Hasyim ia datang untuk menjelaskan posisinya sebagai Ketua Umum PBNU. "Sebagai Ketua Umum saya kan perlu menjelaskan langkah-langkah NU ke depan. Ini bukan konsolidasi," katanya.Meski demikian, ternyata beberapa peserta yang sempat ditemui detikcom mengaku tidak tahu menahu agenda pertemuan tersebut. Salah seorang peserta dari PCNU Sukoharjo yang enggan disebut namanya menduga pertemuan tersebut hanya penggalangan dukungan saja menjelang pilpres mendatang."Undangannya saja tidak jelas kok. Kita nggak tahu, kita ini diundang sebagai pengurus NU atau bukan. Kelihatannya, agendanya memang penggalangan dukungan ke Pak Hasyim," katanya.Peserta dari Pekalongan Abimanyu mengatakan meski yang diundang adalah pengurus NU, para peserta datang atas nama pribadi. Setiap daerah diundang 2 orang. "Tapi, banyak juga yang datang berombongan. Biasa ada yang resmi ada juga yang romli (rombongan liar)," tuturnya. (iy/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini