Tolak Disuruh Pulang, Demonstran Mesir Ricuh dengan Tentara

Tolak Disuruh Pulang, Demonstran Mesir Ricuh dengan Tentara

- detikNews
Minggu, 13 Feb 2011 14:34 WIB
Tolak Disuruh Pulang, Demonstran Mesir Ricuh dengan Tentara
Kairo - Kendati Presiden Hosni Mubarak telah lengser, namun puluhan demonstran masih bertahan di Lapangan Tahrir, Kairo, Mesir. Ketika disuruh pulang, para demonstran itu malah menolak dan akhirnya ricuh dengan tentara.

"Protes, protes sampai kami dapat apa yang kami minta!" teriak para demonstran ketika diminta tentara untuk pulang, demikian seperti dilansir dari AFP, Minggu (13/2/2011).

Akhirnya terjadilah kericuhan kecil antara demonstran dan tentara. Para demonstran menolak hingga janji-janji untuk reformasi dilaksanakan. Para tentara pun mengalah dan mengizinkan para demonstran bertahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagian besar para demonstran memang terlihat akan balik kanan dari Lapangan Tahrir itu. Tampak para demonstran berkemas setelah berkemah selama sekitar 2 minggu. Lalu lintas dan aktivitas di sekitar Lapangan Tahrir yang sebelumnya sempat terhenti berangsur normal.

Dewan Agung Militer yang mengambil alih pemerintahan sementara pun tetap akan mengawal untuk transisi damai untuk 'otoritas sipil yang terpilih untuk membangun negara demokratis yang bebas' meskipun tidak ada jadwal yang ditetapkan untuk mengisi kekosongan kekuasaan itu.

Demo anti pemerintah berkuasa di Mesir pertama kali terjadi pada Selasa 26 Januari lalu. Negeri pemilik terusan Suez ini terinspirasi gerakan revolusi di Tunisia. Para demonstran menuntut pengunduran diri Presiden Mesir Hosni Mubarak. Warga juga menginginkan adanya undang-undang yang mencegah seorang presiden berkuasa lebih dari dua periode.

Demonstrasi ini sempat terjadi bentrokan, bahkan tiga orang tewas. Ketiganya adalah dua demonstran dan satu polisi. Sekitar 250 orang juga terluka dalam insiden itu.
(nwk/nrl)


Berita Terkait