Golkar: Jadi Contoh Mesir, Reformasi di Indonesia Sangat Dihargai AS

Golkar: Jadi Contoh Mesir, Reformasi di Indonesia Sangat Dihargai AS

- detikNews
Minggu, 13 Feb 2011 12:42 WIB
Golkar: Jadi Contoh Mesir, Reformasi di Indonesia Sangat Dihargai AS
Jakarta - Pemerintah Amerika Serikat melihat Indonesia sebagai contoh terbaik untuk transisi di Mesir. Wakil Ketua DPR yang juga Ketua DPP Golkar, Priyo Budi Santoso, menilai hal tersebut menjelaskan betapa dihargainya proses reformasi di Tanah Air oleh negara asing.

"Jadi proses reformasi di Indonesa sangat dihargai oleh Amerika dan negara demokrasi lainnya," ujar Priyo kepada detikcom, Minggu (13/2/2011).

Menurut Priyo, proses reformasi di Indonesia memang layak dicontoh negara demokrasi lainnya. Reformasi di Indonesia dibangun dari semangat dan keringat seluruh komponen rakyat Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Indonesia dikenang dunia dengan transisi damainya yang dimotori oleh gerakan mahasiswa dan pemuda. Perubahan rezim dan perombakan sistem politik dan kenegaraan dilakukan pada masa transisi ini. Termasuk percepatan pemilu, pembebasan tahanan politik, pembatasan masa jabatan presiden, kembalinya militer ke barak, wewenang parlemen yang diperluas, singkatnya kran demokrasi telah terbuka luas," beber Priyo.

Priyo lalu mengenang pemimpin yang dipandangnya berjasa selama proses reformasi di Indonesia. Pertama,  BJ Habibie yang menjadi penerus Soeharto sebagai presiden di era reformasi. Kedua, Amien Rais yang menjadi salah seorang penggagas reformasi pun duduk di kursi Ketua MPR.

"Habibie dan Amien Rais dikenang sejarah karena posisinya yang sentral pada masa perubahan tersebut, yaitu sebagai Presiden dan Ketua MPR. Presiden Habibie sukses mengantarkan transisi demokrasi yang kemudian dilanjutkan oleh Presiden Wahid dan Presiden Megawati. Duet SBY-JK adalah capres pertama yang terpilih dalam pilpres secara langsung oleh rakyat," kenangnya.

Sebelumnya diberitakan para pejabat Dewan Keamanan Nasional Amerika Serikat dalam minggu terakhir berdiskusi dengan para ahli kebijakan luar negeri tentang kemiripan antara revolusi Mesir dan Indonesia, yang membuat Indonesia dalam waktu lebih dari satu dekade memiliki sistem ekonomi dan politik di negara berkembang yang paling terbuka.

Pejabat Gedung Putih telah mempelajari perbandingan Ikhwanul Muslimin (Persaudaraan Muslim), sebuah organisasi Islam global, yang ada di Mesir dan Indonesia. Di Indonesia, mereka yang sealiran dengan Ikhwanul Muslimin hanya memainkan peran minor dalam pemerintahan pasca-Soeharto. Seorang pejabat senior AS menyebut Indonesia, "sesuatu yang dilihat secara luas sebagai contoh terbaik" bagi Mesir.
(van/nrl)


Berita Terkait