Mayat orok pertama kali ditemukan anak pemilik bangunan cafe, Cut Musni, saat ingin membersihkan teras sekitar pukul 18.30 WIB. Saat ditemukan, orok terbalut kain dan telah mengeluarkan bau busuk.
"Saat buka pagar, sudah tercium bau bangkai. Tapi tidak tahu bau apa. Sudah di dalam baru terkejut ternyata mayat bayi," kata Cut Musni.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penemuan mayat orok tersebut sempat menarik perhatian warga sekitar. Puluhan warga masuk ke halaman bangunan cafe ingin melihat mayat orok.
Petugas Polsekta Medan Baru kemudian mengevakuasi mayat orok ke Rumah Sakit Umum (RSU) Pirngadi Medan guna diotopsi. Polisi masih mengembangkan penyelidikan untuk mengetahui pelaku pembuangan bayi tersebut.
(rul/ape)











































