Peristiwa tersebut bermula ketika seorang pemotor, Chairul Anwar, (34) melaju di Jalan Wahid Hasjim dari arah Sarinah. Sebelum melintasi bawah rel kereta api, korban belok kiri menuju Menara MNC. Namun, belum penuh menyebrang tiba-tiba datang Kopaja P20 dari arah Stasiun Gondangdia hingga menabrak korban.
"Kopaja sangat kencang," kata Wahyu, (26) warga setempat kepada wartawan di lokasi, Jalan Wahid Hasjim, Jakarta, Sabtu (12/2/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kejadiannya sangat cepat," tambah Wahyu.
Sayang, usai menabrak, sopir yang belum diketahui identitasnya ini langsung kabur. Massa pun melampiaskan amarahnya dengan menghancurkan Kopaja tersebut dengan batu dan bambu. Alhasil, seluruh kaca hancur dan lampu pecah.
"Kalau mau minta maaf baik-baik ya tidak akan dirusak tuh bus," tambah Rio, (32) seorang warga lainnya.
Korban yang bekerja sebagai salah satu kameramen di televisi swasta ini langsung dilarikan ke RS MMC Kuningan Jakarta. Lantaran kondisinya semakin memburuk, lantas di rujuk ke RS Saint Carolus Jakarta Pusat. Korban mengalami patah tulang kanan, luka memar disekujur tubuh dan penggumpalan darah diotak karena benturan di kepala bagian kiri.
(asp/ape)











































