Kepastian Pembebasan Sandera GAM Sabtu Pukul 07.00 WIB

Kepastian Pembebasan Sandera GAM Sabtu Pukul 07.00 WIB

- detikNews
Sabtu, 15 Mei 2004 01:49 WIB
Aceh Timur - Soal pembebasan sandera, Tim PMI-ICRC masih menunggu kepastian dari GAM, Sabtu (15/5/2004) pukul 07.00 WIB. Hingga kini, belum diketahui secara pasti siapa saja yang akan dibebaskan dan apakah termasuk Kameramen RCTI Fery Santoro.Demikian dikatakan Ketum PMI Mar'ie Muhammad kepada wartawan usai menghadiri pertemuan di Hotel Kartika, Jl. Ahmad Yani, Aceh Timur, Jumat (14/5/2004). Pertemuan itu dihadiri Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Endang Suwarya, Sekretaris Menko Polkam Sudi Silalahi sebagai tim perunding dari pemerintah serta Gotzon Ohanda perwakilan ICRC di Banda Aceh. "Kami tetap sebagai fasilitator. Kami sudah melakukan pembicaraan intensif untuk kesepakatan yang telah ditandatangani pemerintah, dalam hal ini Pangdam dan GAM yang diwakili Kuasa Hukum Alamsyah Hamdani," ujarnya. Pada pertemuan itu juga dilakukan pembicaraan melalui telepon dengan Komandan Operasi GAM Wilayah Peurlak Ishak Daud. Setelah dilakukan pembicaraan cukup lama, GAM akan melakukan pembebasan besok. "Pihak GAM belum mau memberikan lokasi yang akan dipakai untuk proses pembebasan itu dan hanya mengatakan di kawasan Bumi Flora. Kita tahu lokasi perkebunan itu luasnya ribuan hektar dan kita tidak mungkin ke lokasi yang tidak kita ketahui," paparnya. Selain itu, kata Mar'ie, pihaknya juga belum mengetahui siapa saja yang akan dibebaskan dan berapa jumlahnya. Termasuk kepastian apakah Fery juga akan dibebaskan. "Meski belum ada kemajuan, kita menunggu kepastian yang dijanjikan GAM pukul 07.00 WIB esok pagi," katanya. Menurut Mar'ie, penting bagi PMI-ICRC untuk mengetahui secara pasti berapa jumlah sandera yang akan dibebaskan. Hal ini terkait dengan jumlah kendaraan yang akan dipersiapkan. Dia menambahkan PMI-ICRC telah menyiapkan dokter dan peralatan medis. "Jadi kita tunggu sampai besok pagi," lanjutnya. Di tempat yang sama, Kuasa Hukum GAM Alamsyah Hamdani mengatakan belum adanya kesepakatan pembebasan sandera kemungkinan disebabkan masalah teknis. "Mudah-mudahan besok pagi," harap Alamsyah. Sementara, Mayjen TNI Endang Suwarya menegaskan batas waktu 36 jam yang disediakan TNI masih tersisa 12 jam. Dia berharap GAM akan menepati janji. "Tinggal 12 jam untuk melakukan pembebasan. Kalau tidak, habislah kepercayaan," tandasnya. (rif/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads