Kalla Berjanji Berantas Korupsi
Jumat, 14 Mei 2004 22:52 WIB
Jakarta - Cawapres Partai Demokrat Jusuf Kalla berjanji akan mengembalikan harta hasil korupsi yang dilakukan pada waktu lalu. Sementara, kasus korupsi yang masih dalam proses hukum tetap dilanjutkan. "Yang masih ada proses hukumnya harus tetap berjalan," ujar Kalla usai menyampaikan sambutan dalam Raker NU di Hotel Aston, Makassar, Jumat (14/5/2004). Menurut Kalla, penanggulangan korupsi harus dimulai dari atas. Dia menambahkan dirinya dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak mempunyai niat dan pengalaman untuk melakukan hal itu. "Coba anda cari bukti, yang sekecil apapun kalau kami berdua mencuri dari negara ini," katanya.Diakui Kalla, dirinya pernah berpikir menjadi orang nomor satu. Namun,secara psikologis tidak mungkin karena 60 persen pemilih berada di Jawa. "Sehingga yang paling penting bagi saya adalah bersama-sama dengan seorang figur yang saya anggap dapat bekerja sama," jelasnya. Apakah akan mundur dari jabatan wapres jika terpilih dan ternyata gagal? "Jika gagal rakyat tidak akan memilihnya lagi. Kalau tidak dipilih rakyat otomatis mundur," tandasnya. Kalla mengungkapkan dukungan PBB sudah bulat. "Ada atau satu dua pengurus pusat yang tidak setuju karena keputusan tersebut tidak di rapat," demikian Kalla.
(rif/)











































