"Kita tidak memiliki kepentingan terhadap urusan politik," kata Wakil Ketua KPK, M Jasin di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (11/2/2011) malam.
Jasin menegaskan, KPK tidak pernah mau berurusan dengan politik. Apa yang dikerjakan KPK murni wilayah hukum.
Jasin memberi contoh, pelaku korupsi dari Partai Demokrat yang pernah mereka seret. Di antaranya adalah mantan Bupati terpilih Kabupaten Boven Digoel, Yussac Yaluwo, dan mantan Walikota Pematang Siantar, RE Siahaan.
Bagaimana dengan nasib Wakil Ketua Umum Demokrat, Jhonny Allen Marbun dalam kasus korupsi pembangunan dermaga di Indonesia Timur?
"Kalau masalah Jonny Allen itu kan masih kekurangan bukti, jadi kita tidak bisa tetapkan sebagai tersangka," tandasnya.
(mok/her)











































