Korban Bullying SMA 70 Bulungan Cabut Laporan

Korban Bullying SMA 70 Bulungan Cabut Laporan

- detikNews
Jumat, 11 Feb 2011 10:58 WIB
Korban Bullying SMA 70 Bulungan Cabut Laporan
Jakarta - Kasus bullying yang menimpa siswa SMA 70 Bulungan, Jakarta Selatan, Novia Yuma Shanti, terancam tak berujung ke meja hijau. Pasalnya, orangtua Novia telah mencabut laporan tersebut.

"Orangtua korban sudah mencabut laporannya," kata Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Metro Jaya Kompol Murnila kepada wartawan, Jumat (11/2/2011).

Maka dengan dicabutnya laporan tersebut, kemungkinan besar kasus tersebut bakal dihentikan (SP3). Namun, Murnila belum bisa memastikan hal itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Harus dicabut, tapi belum tahu. Karena berkasnya masih di kejaksaan," katanya.

Murnila mengatakan, permohonan pencabutan berkas laporan tersebut dilakukan pelapor pada pekan lalu. Ia mengungkapkan, pihak pelapor dan para terlapor telah menempuh kesepakatan damai.

"Mungkin mereka sudah damai," kata dia.

Murnila menjelaskan, kasus yang dilaporkan pihak pelapor termasuk ke dalam delik murni. "Tapi kita menghormati keputusan mereka," katanya.

Novia Yuma Shanti atau biasa dipanggil Via bersama ibundanya Rima, melaporkan tiga seniornya berinisial DAT, EJR, dan AAL  ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro Jaya pada April 2010 lalu. Via dianiaya oleh tiga senior putri lantaran tidak mengenakan pakaian dalam.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 170 tentang pengeroyokan dan Pasal 351 tetang kekerasan yang menyebabkan seseorang luka. Para tersangka dijerat dengan Pasal 170 tentang pengeroyokan dan Pasal 351 tetang kekerasan yang menyebabkan seseorang luka. Sementara itu, orangtua korban, Rima saat dihubungi via handphone tidak menjawab. (mei/anw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini