Arif tiba di Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Jakarta Pusat, Jumat (11/2/2011). Ia mengenakan kemeja warna cokelat, topi warna biru, dan kacamata hitam. Arif langsung naik ke lantai 2 Gedung Komnas HAM.
"Kami tidak bisa menghadirkan saksi sekarang ini. Nanti, setelah BAP di Mabes Polri akan ada konferensi pers. Kita menyerahkan saksi ke Mabes Polri untuk membantu proses penyelidikan," kata Wakil Ketua Komnas HAM Ridha Saleh dalam jumpa pers yang berlangsung singkat. Arif tidak dihadirkan dalam jumpa pers itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam jumpa pers itu, Arif tidak dihadirkan ke hadapan wartawan. Ridha didampingi aktivis dari LBH Jakarta dan Kontras.
"Nanti ada edisi khusus wartawan di Mabes Polri," kata Ridha mencoba menenangkan wartawan yang heran atas kebijakan itu.
Ridha meminta nama perekam disamarkan dan wajahnya diblur. "Karena orangnya sedang dicari. Dia dalam bahaya," kata Ridha.
Video penyerangan Ahmadiyah sempat diupload di situs Youtube dan membuat geger. Masyarakat pun sempat bertanya-tanya siapa pembuatnya, karena begitu leluasa mengambil gambar dari berbagai sudut.
Selain versi di Youtube, ada versi video yang lebih lengkap yang pernah diputar di LBH Jakarta. Di klip video itu terlihat adanya massa berpita biru dan hijau yang terlihat beringas. (aan/nrl)











































