Uni Eropa Kecam Mubarak

Mesir Bergolak

Uni Eropa Kecam Mubarak

- detikNews
Jumat, 11 Feb 2011 10:14 WIB
Kairo - Banyak pihak mengecam Presiden Mesir Hosni Mubarak yang terus bersikeras menolak untuk mundur. Kecaman itu juga disampaikan oleh Uni Eropa yang menyebut Mubarak gagal membuka jalan untuk reformasi.

"Presiden Mubarak belum membuka jalan untuk reformasi yang lebih cepat dan mendalam," ujar kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Catherine Ashton dalam statemennya seperti dilansir media Press TV, Jumat (11/2/2011).

"Tuntutan dan harapan rakyat Mesir harus dipenuhi. Terserah mereka untuk menilai apakah langkah-langkah yang diumumkan Presiden Mubarak memenuhi harapan dan aspirasi mereka," tandas Ashton dalam pernyataannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pidatonya yang disiarkan televisi pemerintah Mesir pada Kamis, 10 Februari, Mubarak mengabaikan tuntutan para demonstran agar dirinya segera mengundurkan diri. Mubarak cuma mengatakan, dirinya telah menyerahkan sebagian kekuasaan pada Wakil Presiden Omar Suleiman (77), yang sebelumnya menjabat sebagai kepala badan intelijen Mesir.

Pidato Mubarak itu menimbulkan kemarahan ratusan ribu demonstran yang terus memadati Lapangan Tahrir. Hingga kini aksi demo antipemerintah tersebut telah menginjak hari ke-18. Menurut PBB, sekitar 300 orang telah tewas dan ribuan lainnya luka-luka selama aksi demo tersebut berlangsung.
(ita/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini