Hal ini disampaikan seorang pejabat senior Mesir pada CNN, Kamis (11/2/2011). Namun dia membantah pihak militer telah melakukan kudeta.
"Ini bukan kudeta dalam arti tradisional. Tapi ini adalah pengalihan sistem pemerintahan dari sipil ke militer. Militer menyadari tanggung jawabnya kepada bangsa Mesir," ujar pejabat itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Jenderal Hassan al-Roueini, komandan militer Kairo datang ke Lapangan Tahrir. Di hadapan ribuan massa anti-pemerintah, dia mengatakan, "Semua tuntutan kalian akan terwujud hari ini." ujar Hassam seperti ditulis Aljazeera.
Mubarak sendiri dipastikan akan berpidato pada pukul 20.00 malam waktu setempat. Saat ini ribuan orang berada di Tahrir, massa berteriak menentang peralihan kekuasaan dari Mubarak ke militer Mesir, "Sipil bukan militer!" teriak mereka.Sementara itu menteri informasi Mesir Anas el-Fiqqi membantah kabar Mubarak akan mundur. Dia menyatakan semua pemberitaan di media hanya rumor belaka. (rdf/ahy)










































