Agum Gumelar Minta Restu Aa Gym
Jumat, 14 Mei 2004 13:17 WIB
Bandung - Pasangan capres-cawapres rupanya merasa kurang afdhol jika tak meminta restu da'i kondang Abdullah Gymnastiar. Maka ramai-ramailah mereka menemui Aa Gym. Jumat (14/5/2004), ini giliran Agum Gumelar, cawapres Hamzah Haz.Agum yang datang sendiri tanpa Hamzah Haz mengaku ke Bandung dalam posisinya sebagai Menteri Perhubungan. Soal mendatangi Pondok Pesantren Daarut Tauhid milik Aa Gym, kata Agum hanya mampir untuk salat Jumat. Cawapres Hamzah itu tiba di Ponpes Aa Gym, Jl. Geger Kalong, Bandung, sekitar pukul 11.30 WIB. Begitu datang dhuhur, Agum pun lantas melakukan salat Jumat di masjid Ponpes tersebut. Usai salat Jumat, sejumlah jamaah masjid sengaja mendaulat Agum untuk menjelaskan maksud kedatangannya. Agum pun lantas menjelaskan kehadirannya di lingkungan santri modern itu bukan untuk kampanye. "Saya ke Ponpes ini hanya ingin silaturahmi dan salat Jumat di sini. Tidak tepat di sini kalau untuk kampanye," kata jenderal purnawirawan itu.Agum lantas mengaku ingin berbagi kisah tentang susahnya mengetahui kesalahan sendiri. Diceritakanya, betapa sulitnya TNI di awal zaman reformasi. Para tentara itu mendapatkan caci-maki. Dalam kondisi seperti itu, kata Agum, sebaiknya tentara tak mudah sakit hati. "Seharusnya ABRI mengambil sikap untuk berkaca untuk mencari tahu kenapa kita dicaci maki. Dengan kejujuran hati kita melihat pantas dicaci. Sebab dulu sebelum reformasi ada sikap ABRI yang dilakukan di luar koridor," kata Agum. Sebelum Agum, pasangan capres-cawapres lainnya telah menemui Aa Gym. Mereka antara lain pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Yusuf Kalla, kemudian Amien Rais, dan Hamzah Haz.Ujung dari kunjungan itu, Aa Gym membacakan doa dalam deklarasi pasangan capres-cawapres tersebut. Hanya pasangan Mega-Hasyim dan Gus Dur-Marwah Daud saja yang acara deklarasinya tak disertai doa Aa Gym.
(iy/)











































