Penonton Sempat Ricuh Saat Ibas Bersaksi di Sidang Aktivis Bendera

Penonton Sempat Ricuh Saat Ibas Bersaksi di Sidang Aktivis Bendera

- detikNews
Kamis, 10 Feb 2011 19:55 WIB
Jakarta - Penonton sidang kesaksian Ibas sempat adu mulut dengan sesama penonton hingga membuat kericuhan selama beberapa menit. Suasana sedikit memanas hingga sesama penonton mengingatkan agar jangan terpancing emosi.

Hal ini dipicu saat seorang terdakwa, Ferdy Semaun menanyakan kepada Ibas soal kasus Bank Century. Ferdy mengulang-ulang pertanyaan yang sama.

Hal ini membuat gaduh penonton. "Huuuu..." teriak penonton yang menghadiri sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (10/2/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sorakan ini membuat Semaun naik pitam. Lalu dia langsung berdiri dan berteriak lantang kepada arah penonton. "Saya tidak bertanya kepada penonton!" teriak Semaun.

Ucapan Semaun ini membuat penonton sontak emosi. Salah seorang berdiri dan menjawab tantangan tersebut. Hal ini memicu penonton yang lain untuk ikut berdiri. Lantas, mereka semua berdiri dan adu mulut. Hingga massa sempat meneriakan kata-kata kasar. Beberapa penonton lalu mencoba melerai.

Ibas bersaksi atas laporannya sebagai korban pencemaran nama baik yang dilakukan Semaun dan Bonaventura. Mengenakan baju batik warna kuning gading, dia dicecar berbagai pertanyaan oleh kuasa hukum terdakwa. 

"Saya melaporkan keduanya karena saya difitnah dapat uang dari Bank Century. Itu tidak benar," ujar Ibas berkali-kali disidang.

Selain Ibas, Menteri Ekonomi Hatta Rajasa bersaksi juga. Hatta memberikan keterangan bahwa dirinya tidak benar seperti yang dituduhkan kedua terdakwa tersebut.

Baik Ibas maupun Hatta, sebelum dan usai sidang nampak menebar senyum kepada penonton. Sebagian massa yang merupakan pendukungnya pun langsung memberikan yel-yel dukungan buat keduanya.

"Hidup Ibas. Hidup Ibas,"teriak pendukung mereka.

Sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Bayu Istiatmoko dengan jaksa Satria akan dilanjutkan pekan depan.

(asp/rdf)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini